TRENGGALEK, bioztv.id – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, ratusan warga memadati area sekitar Pasar Dongko untuk berburu paket sembako murah. Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Dongko menggelar aksi sosial ini guna membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok.
Panitia membuka lapak sembako sejak pukul 08.00 WIB dan langsung diserbu warga, terutama kaum ibu. Antusiasme tinggi membuat seluruh paket sembako habis terjual hanya dalam waktu lima jam, tepatnya sekitar pukul 13.00 WIB.
Pendekar PSHT Turun Tangan Bantu Warga
Ketua PSHT Ranting Dongko Marji mengatakan para pendekar PSHT sengaja menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Lebaran.
“Kami dari PSHT Ranting Dongko, Cabang Trenggalek Pusat Madiun, sengaja menggelar pasar murah ini dengan menyediakan 1.000 paket sembako,” ujar Marji.
Panitia menjual setiap paket dengan harga Rp100 ribu, lebih murah dibanding harga normal pasar yang mencapai sekitar Rp120 ribu. Setiap paket berisi kebutuhan pokok, antara lain:
- 5 kilogram beras
- 2 liter minyak goreng
- 1 kilogram gula
- 3 bungkus mi instan
Panitia juga memilih lokasi di sekitar Pasar Dongko agar warga dari berbagai desa mudah menjangkau lokasi penjualan.
Warga Rela “War” Demi Sembako Hemat
Sejak pagi, warga sudah mengantre panjang bahkan sebelum panitia membuka lapak. Salah satu pembeli, Yuli, mengaku sangat senang setelah berhasil mendapatkan paket sembako murah tersebut.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa ikut ‘war’ paket sembako murah ini. Saya sangat berterima kasih kepada PSHT Ranting Dongko. Kegiatannya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Semoga tahun depan ada lagi pasar murah seperti ini,” ujar Yuli.
PSHT Minta Maaf Jika Ada Kekurangan
Penasehat PSHT Ranting Dongko Didit Sasongko menyampaikan permohonan maaf jika panitia masih menemui kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami memohon maaf atas segala kekurangan yang ada. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan hari ini memberi manfaat bagi masyarakat, meskipun sederhana,” kata Didit.
Ia juga berkomitmen melanjutkan kegiatan sosial serupa dengan skala lebih besar di masa mendatang.
“Semoga tahun depan kami bisa kembali menggelar kegiatan serupa dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” tambahnya.
Ludesnya 1.000 paket sembako hanya dalam lima jam membuktikan bahwa program pasar murah masih menjadi solusi penting bagi masyarakat, khususnya saat kebutuhan rumah tangga meningkat menjelang hari besar keagamaan.(CIA)
Views: 87
















