TRENGGALEK, bioztv.id – Konflik geopolitik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat di Timur Tengah kian memanas dan memicu kekhawatiran jemaah umrah asal Indonesia. Ketegangan tersebut membuat warga Trenggalek yang tengah beribadah di Tanah Suci merasa cemas terhadap kepastian jadwal kepulangan ke tanah air.
Ketua PD Muhammadiyah Trenggalek, Wicaksono, merasakan langsung dampak situasi tersebut. Ia menunaikan ibadah umrah bersama istri, kakak ipar, dan keponakannya di tengah suasana kawasan yang terus memanas.
Kepada awak media, Wicaksono mengaku rasa cemas mulai menghinggapi rombongannya seiring meningkatnya intensitas konflik.
“Kami merasa khawatir karena besok Senin (2/3/2026), rombongan harus bergeser dari Makkah ke Jeddah. Perjalanan itu mungkin masih aman, namun kami sulit memprediksi rute dari Jeddah menuju Singapura sebagai lokasi transit,” ujar Wicaksono pada Minggu (1/3/2026).
Nasib Penerbangan Masih Menjadi Teka-Teki
Para jemaah terus berdiskusi intensif dengan mutawif atau pembimbing ibadah untuk mencari opsi terbaik jika penerbangan terganggu. Hingga kini, otoritas maupun maskapai belum memberikan kepastian mengenai jadwal kepulangan.
“Kami ragu karena beberapa maskapai kabarnya sudah menghentikan operasional sementara,” jelasnya.
Wicaksono menambahkan, pembimbing rombongan belum berani memastikan apakah mereka bisa pulang tepat waktu atau harus menghadapi penundaan panjang.
Tantangan Logistik: Harga Hotel Ramadan Melambung
Jika penerbangan tertunda, jemaah harus menghadapi persoalan biaya tambahan dan ketersediaan penginapan. Memasuki bulan Ramadan, pengelola hotel di Makkah, Madinah, dan Jeddah menaikkan tarif secara signifikan seiring lonjakan tingkat hunian.
“Mencari hotel di Madinah sangat sulit, apalagi di Makkah. Jika kemungkinan terburuk terjadi, kami mungkin harus bermalam di Jeddah dengan kondisi apa pun yang tersedia,” ungkap Wicaksono.
Lonjakan harga penginapan selama Ramadan berpotensi membebani jemaah apabila mereka harus memperpanjang masa tinggal akibat situasi keamanan internasional.
Tetap Fokus Beribadah
Di tengah ketidakpastian, rombongan tetap memusatkan perhatian pada ibadah. Mereka terus memantau informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi dan pihak maskapai penerbangan.
“Fokus utama kami tetap ibadah. Namun, kami berharap situasi segera mereda agar kepulangan berjalan lancar,” tutupnya.(CIA)
Views: 68
















