TRENGGALEK, bioztv.id – Jelang penghapusan honorer, ratusan honorer GTT di Trenggalek baru saja direkrut menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Sementara itu nasib honorer PTT sekolah hingga sekarang belum jelas. Terlebih, di sekolah sebenarnya tidak ada jabatan operator, disisi lain ijazah para PTT juga tidak sesuai.
Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pendidikan pemuda dan olahraga (Dikpora) Trenggalek, Pada tahun 2022 ini Pemkab Trenggalek baru saja lakukan proses seleksi PPPK guru. Saat in prosesnya tinggal menunggu nomor induk dan kementerian. Artinya, saat ini honorer guru di Trenggalek tinggal sedikit dan akan diupayakan pada perekrutan PPPK Tahun 2023 mendatang. Meski demikian, untuk honorer pegawai tidak tetap (PTT) hingga saat ini belum ada kepastian. PTT tersebut diantaranya terdiri dari operator sekolah, tenaga UKS, dan tenaga Perpustakaan.
Lebih lanjut Kepala Dinas DIkpora Trenggalek, Totok Rudijanto menjelaskan, dari hasil korrdinasi dengan kementerian, di sekolah sebenarnya tidak ada jabatan operator. Karena jabatan operator hanya ada di dinas, dengan sebutan pranata komputer. Operator disekolah seharusnya dirangkap olah guru yang ada di sekolah tersebut. Disisi lain, operator seharusnya berijazah serjana komputer, sedangkan operator disekolah ijazahnya mayoritas PGSD.
Totok juga menambahkan, untuk tenaga perpustakaan sekolah yang ijazahnya linear mereka juga tidak bisa menjadi tenaga tekhnis perpustakaan di sekolah itu. Jika mereka menjadi tenaga tekhnis pada perpustakaan, maka tempat mereka bukan di sekolah, namun di dinas perpustakaan dan kearsipan daerah.
Views: 187
















