TRENGGALEK, bioztv.id – Selama kurun waktu setahun terakhir, Tim Pemadam Kebakaran Satpol PPK Trenggalek mencatat, telah melakukan 203 kali evakuasi hewan liar maupun hewan peliharaan warga. Hewan-hewan tersebut terdiri dari binatang yang berbisa maupun tidak. diantaranya seperti ular, sarang tawon, kukang, kucing, hingga burung.
PLT Kepala Satpol PPK Trenggalek, Triadi Atmono mengatakan, evakuasi hewan liar dilakukan atas laporan dari warga masyarakat. Hewan-hewan tersebut biasanya ditemukan di pemukiman warga, baik di kawasan hutan, tegalan, maupun sawah.
“Untuk wilayah yang sering dilakukan evakuasi rescue binatang buas, sementara ini kalau kami melihat data laporan dari warga masyarakat kecenderungannya adalah yang berdekatan dengan kawasan hutan kemudian tegalan, sawah, kemudian tidak menutup kemungkinan juga di kawasan perkotaan,” kata Triadi.
Triadi menambahkan, hewan-hewan liar yang berhasil dievakuasi selanjutnya dilepas liar di habitatnya di hutan yang tentunya jauh dari pemukiman warga masyarakat.
“Hewan-hewan tersebut merupakan bagian dari ekosistem alam. Oleh karena itu, kita harus menjaganya agar tidak punah. Kita juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati jika menemukan hewan liar di sekitar pemukiman,” ujar Triadi.
Pada tahun 2023, tercatat ada satu warga yang menjadi korban keganasan binatang buas. Korban meninggal dunia akibat terpatok ular cobra di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.
Triadi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap hewan-hewan liar. Jika menemukan hewan liar di sekitar pemukiman, masyarakat dapat segera melapor ke tim Damkar Satpol PPK Trenggalek. (CIA).
Views: 23

















