TRENGGALEK, bioztv.id – Hingga akhir Tahun 2022, ratusan warga Trenggalek dinyatakan positif terinveksi HIV/AIDS. Meski demikian, dari 349 warga yang terdampak, hanya ada 147 pasien yang rutin berobat. Sementara itu jumlah kasus baru pada Tahun 2022 ini ada 43 pasien. Para pasien ini juga didorong agar rutin berobat.
Mengacu keterangan Kepala Dinas Kesehatan pengendalian penduduk dan keluarga berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, Hingga saat ini sudah ada 10.407 orang yang menjalani pemeriksaan HIV/AIDS. Mereka yang diperiksa mayoritas berasal dari kelompok beresiko, yakni pria maupun wanita pekerja Sex, Pasangan beresiko, Lapas, Penderita TB, hingga ibu hamil. Seluruh Ibu Hamil dilakukan pemeriksaan agar tidak ada bayi yang tertular HIV.
Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, dr.Saeroni menyampaikan, Dari hasil screeaning terhadap 10.407 orang dari kelompok beresiko, ditemukan kasus penderita HIV/AIDS baru sejumlah 43 pasien. Temuan pasien baru ini selanjutnya dilakukan pengobatan rutin. Dengan pengobatan rutin itu diharapkan virusnya bisa menurun dan bisa memutus mata rantai penularan HIV/AIDS di Trenggalek.
Saeroni juga menambahkan, dari seluruh pasien HIV/AIDS di Trenggalek memang ada yang putus berobat. Biasanya mereka yang putus berobat itu karena pindah ataupun meninggal dunia. Namun, untuk penanganan terhadap mereka yang pindah, sebenarnya ada sistem pencatatan. Jika sebelumnya mereka rutin berobat maka bisa dikomunikasikan untuk melanjutkan pengobatan di daerah lain yang menjadi tempat tinggal baru pasien.
Views: 206
















