Tanaman Diserang Hama, Petani Cabe di Trenggalek Luput Dari Perhatian DInas Pertanian ?

oleh
oleh
Tanaman Diserang Hama, Petani Cabe di Trenggalek Luput Dari Perhatian DInas Pertanian ?
Tanaman Diserang Hama, Petani Cabe di Trenggalek Luput Dari Perhatian DInas Pertanian ?

TRENGGALEK, bioztv.id – Diduga luput dari perhatian dinas pertanian dan pangan, Petani Cabe di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, harus berjuang mandiri atasi serangan hama pada tanamannya. Meski saat ini harga cabe cukup menguntungkan petani, disisi lain tanaman cabenya mulai banyak yang mati akibat munculnya serangan hama.

Menurut keterangan salah satu petani cabe di Trenggalek, Nur Hadi Rokhmad, saat di Trenggalek sangat jarang petani yang menanam cabai, khususnya yang tanamannya saat ini sudah panan. Saat ia mulai menanam cabai 3 bulan lalu hingga musim panen kali ini, ia berusaha lakukan cara penanaman hingga perawatan secara mandiri tanpa adanya pembinaan ataupun pendampingan dari instansi pemerintah. Seperti halnya dinas pertanian dan pangan Kabupaten Trenggalek.

Lebih lanjut Nur Hadi Rokhmad menyampaikan, berkaca dari kondisi saat ini, petani cabai juga perlu pendampingan dari pemerintah daerah. Terlebih saat ini tanaman cabe banyak yang diserang hama. Saat awal panen, tanaman cabe memang terlihat sehat dan hasilnya juga melimpah. Namun saat menginjak panen ke 12 kali mulai ada serangan hama. Cabai yang diserang hama kondisinya kehitam hitaman. Jika tidak segera dilakukan perawatan sejak dini ataupun dicabut, hama ini akan menular ke tanaman yang lain. Dampaknya tanaman cabai akan layu hingga mati.

Nur juga menambahkan, saat ini ia merawat tanaman cabai sekitar 4.000 batang di lahan pertanian seluas 150 meter. Lahan pertanian tersebut berada di Kelurahan kelutan, Kecamatan Trenggalek. Tanaman cabai itu sudah mulai panen sejak lebaran kemarin. Saat pertama panen masih dengan harga Rp 25 ribu per kg. Kemudian selang ebebrapa hari harganya naik menjadi Rp 27 ribu per kg, naik lagi Rp 30 ribu per kg, Bahkan saat ini harga dari petani sudah tembus diatas Rp 60 ribu per kg.

Views: 155