Beranda NEWS MOMENT Ketua AKD Trenggalek, “Protokol Hajatan Era New Normal Sulit Untuk Bisa DIterapkan...

Ketua AKD Trenggalek, “Protokol Hajatan Era New Normal Sulit Untuk Bisa DIterapkan Di Desa”

694

TRENGGALEK, bioztv.id – Ketua asosiasi kepala desa (AKD) Kabupaten Trenggalek pesimis protokol hajatan era new normal bisa diterapkan di desa dan dipatuhi oleh masyarakat. Pasalnya, beberpa point pada protokol hajatan tersebut ada bertolak belakang dengan adat istiadat di desa, yang masih melekat dengan kegiatan hajatan.

Beberapa point protokol kesehatan yang sulit diterapkan didesa tersebut antara lain terkait pembatasan jumlah tamu undangan dalam kurun waktu tertentu, karena pada kegiatan hajatan masyarakat di desa sudah terbiasa dengan datang ke hajatan secara bersama sama, sehingga sangat sulit untuk membatasi jumlah undangan berdasarkan waktu. Selain itu protokol lain yang dinilai sulit diterapkan adalah terkait pembatasan jumlah hajatan tiap desa hanya ada satu hajatan setiap hari yang diperbolehkan, sementara itu berdasarkan adat istiadat yang ada, masyarakat biasanya menggelar hajatan pada hari hari tertetu yang dianggap baik menurut mereka, sehingga biasanya masyarakat menggelar hajatan secara bersama sama, dalam satu hari di tiap tiap desa bisa mencapai 9 orang yang menggelar hajatan.

Ketua AKD Kabupaten Trenggalek, Puryono menyampaikan, Di desa, konsep acara hajatan berbeda dengan pesta di kota. Menurutnya, bakal sulit untuk meminta undangan patuh antre dan datang bergiliran per 30 orang dalam satu waktu. Selain itu warga desa yang menggelar hajatan juga punya harapan timbal balik. Ketika seseorang pernah datang ke pernikahan orang, saat mereka punya hajatan, mereka juga mengharapkan kembalinya.

Puryono juga menambahkan, pihaknya tetap akan mengizinkan warga yang hendak mengelar hajatan asal mereka mau mematuhi protokol seperti yang ada pada simulasi. Sementara itu Satgas Covid-19 desa,juga  akan bertindak apabila hajatan yang berlangsung melanggar aturan protokol yang telah disepakati.