Isu Sekolah Online Menguat, Disdik Trenggalek Tegaskan Pembelajaran Normal Pasca Lebaran 2026

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idDinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Trenggalek memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan normal melalui pembelajaran tatap muka (PTM) setelah libur Lebaran. Disdik sekaligus menepis keraguan masyarakat di tengah menguatnya wacana pembelajaran daring sebagai strategi penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Seluruh satuan pendidikan di Trenggalek kembali menjalankan aktivitas sesuai kalender akademik mulai Senin (30/3/2026). Kebijakan ini menandai berakhirnya masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bagi siswa dan tenaga pendidik.

Belum Ada Kebijakan Resmi Sekolah Online

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek, Saniran, menegaskan bahwa pihaknya belum menetapkan kebijakan sekolah online. Hingga saat ini, pemerintah daerah tetap mengacu pada sistem pembelajaran tatap muka yang sudah berjalan.

“Saat ini kami masih mengkaji secara mendalam sambil menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat,” ujar Saniran.

Wacana Efisiensi BBM Masih Dikaji

Wacana penerapan pembelajaran daring sempat mencuat sebagai salah satu opsi efisiensi konsumsi BBM nasional. Namun, Disdik Trenggalek belum menerima petunjuk teknis (juknis) maupun regulasi yang mengatur implementasinya di daerah.

Saniran mengimbau sekolah, guru, dan orang tua tidak terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Tidak perlu khawatir. Tunggu kebijakan resmi. Jika ada perubahan, kami akan segera menyampaikannya kepada publik,” tegasnya.

Sekolah Diminta Fokus Agenda Akademik

Disdik Trenggalek meminta seluruh satuan pendidikan tetap fokus menjalankan proses belajar mengajar. Langkah ini penting karena agenda pendidikan ke depan cukup padat, termasuk persiapan evaluasi akademik.

Selain kegiatan harian, sekolah mulai menyiapkan siswa menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan berbagai ujian lainnya.

“Kami meminta guru tetap menjalankan pembelajaran sesuai kalender pendidikan yang berlaku,” tambah Saniran.

Prioritas Jaga Kualitas Pendidikan

Pemerintah daerah memilih mempertahankan PTM untuk menjaga stabilitas dan kualitas pendidikan. Disdik ingin memastikan siswa tetap menyerap materi secara optimal setelah libur panjang Lebaran.

Disdik juga berharap ritme belajar tidak terganggu oleh isu kebijakan yang belum final. Fokus utama saat ini adalah memastikan setiap siswa memperoleh hak pendidikan secara maksimal di ruang kelas.(CIA)

Views: 25