TRENGGALEK, bioztv.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Trenggalek memasuki masa jeda selama libur Lebaran 2026. Pengelola menghentikan sementara distribusi makanan kepada penerima manfaat dan akan kembali menjalankannya dengan skema yang lebih optimal setelah hari raya.
Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Trenggalek, Neo Ordikla, menjelaskan bahwa pihaknya mengambil kebijakan ini dengan mengacu pada surat edaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Pengiriman terakhir kami lakukan maksimal pada 17 Maret 2026. Di Trenggalek, beberapa SPPG sudah mengirim pada 16 dan 17 Maret, tergantung komunikasi dengan sekolah,” ujar Neo.
SPPG Hentikan Distribusi untuk Semua Penerima
Neo menegaskan bahwa SPPG menghentikan distribusi untuk seluruh penerima manfaat, baik di sekolah maupun layanan kesehatan seperti posyandu.
Selama Ramadan, tim SPPG lebih banyak mendistribusikan makanan kering. Setelah Lebaran, mereka akan kembali mengoptimalkan penyajian menu basah.
“Setelah Lebaran, kami akan memaksimalkan kembali menu basah agar kebutuhan gizi penerima lebih terpenuhi,” jelasnya.
Relawan Siapkan Dapur Lebih Awal
SPPG menjadwalkan operasional dapur MBG kembali berjalan pada 30 Maret 2026. Namun, para relawan akan mulai bekerja lebih awal.
Mulai 25 Maret, relawan akan:
- Membersihkan dapur secara menyeluruh (general cleaning)
- Mengikuti pelatihan ulang untuk memperkuat standar operasional
“Relawan mulai masuk tanggal 25 untuk bersih-bersih dan pelatihan ulang, supaya saat operasional dimulai mereka sudah siap,” kata Neo.
Langkah ini memastikan kualitas layanan dan kebersihan dapur tetap terjaga saat distribusi kembali berjalan.
Dua Dapur Baru Siap Beroperasi
Saat ini, SPPG Trenggalek mengoperasikan 63 dapur MBG. Setelah Lebaran, pengelola akan menambah dua dapur baru untuk memperluas jangkauan layanan.
“Setelah Lebaran, kami akan menambah dua SPPG baru yang siap beroperasi,” ungkap Neo.
Penambahan dapur ini akan memperkuat distribusi makanan bergizi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui masa jeda ini, SPPG Trenggalek melakukan pembenahan internal agar program MBG ke depan berjalan lebih maksimal, baik dari sisi kualitas menu maupun kesiapan sumber daya.(CIA)
Views: 59
















