Doding Rahmadi, Pasca Suntik Vaksin Covid-19 Tidak Sakit & Tidak Ada Efek Rasa Apa Apa

oleh
oleh
Wakil ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi pastikan suntik vaksin Covid-19 aman dan tidak sakit. Pasalnya, ia sudah merasakan sendiri pada proses vaksinasi perdana bersama ungsur Forkopimda dan perwakilan sejumlah tokoh, selain itu, setelah menjalani vaksinasi juga tidak ada efek rasa apa apa.
Wakil ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi pastikan suntik vaksin Covid-19 aman dan tidak sakit. Pasalnya, ia sudah merasakan sendiri pada proses vaksinasi perdana bersama ungsur Forkopimda dan perwakilan sejumlah tokoh, selain itu, setelah menjalani vaksinasi juga tidak ada efek rasa apa apa.

TRENGGALEK, bioztv.id – Wakil ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi  pastikan suntik vaksin Covid-19 aman dan tidak sakit. Pasalnya, ia sudah merasakan sendiri pada proses vaksinasi perdana bersama ungsur Forkopimda dan perwakilan sejumlah tokoh, selain itu, setelah menjalani vaksinasi juga tidak ada efek rasa apa apa.  

Mengacu keterangan Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Proses vaksinasi pertama di kabupaten Trenggalek ini dilakukan pada Jumat, 29 Januari pagi hari. Pada tahap awal ini vaksinasi diikuti oleh Forkopimda, perwakilan tokoh agama dan perwakilan masyarakat. Mulai dari Bupati, Anggota DPRD, Dandim 0806, Kapolres, Kejari, Ketua Pengadilan, perwakilan organisasi keagaman, dan perwakilana dari tukang becak. Hal ini dimaksudkan utuk memberikan contoh terhadap masyarakat bahwa Vaksinasi ini aman dan tidak sakit.

Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi menyampaikan, saat dilakukan suntik vaksin, ia tidak merasakan sakit, karena jarum suntik kecil dan dosisnya juga tidak banyak. selain itu, setelah menjalani vaksinasi, ia juga tidak merasakan efek apa apa, yaitu sama  seperti sebelum disuntik vaksin. Setelah menjalani penyuntikan vaksin yang pertama ini, dalam kurun waktu 14 hari kedepan ia juga akan dilakukan penyuntikan vaksin kedua.

Doding juga menambahkan, proses vaksinasi pada tahap awal hingga bulan maret mendatang akan dikhusukan pada tenaga kesehatan, kemudian pada bulan april  untuk anggota TNI/Polri. Setelah itu proses vaksinasi akan dilakukan untuk masyarakat umum hingga bulan maret tahun 2022 mendatang.

Views: 0