TRENGGALEK, bioztv.id – Lebaran Ketupat yang rutin di rayakan oleh warga Trenggalek ternyata sudah ada sejak ratusan tahun silam, tradisi ini awalnya dilakukan oleh salah satu ulama di Kecamatan Durenan, kemudian tradisi ini merembet dan dilakukan juga oleh warga sekitar, hingga akhirnya melebar ke beberapa daerah yang ada di Trenggalek. Mau tahu seperti apa sejarahnya ?, yuuk intip terus penelusurannya berikut ini.
Berdasarkan keterangan dari sang cucu pencetus lebaran ketupat di Kecamatan Durenan, Tradisi lebaran keupat ini awalnya dilakukan oleh kakeknya yang dikenal dengan sebutan mbah mesir, mbah mesir sendiri merupakan seorang ulama yang rutin menjalankan ibadah puasa sunah pada awal bulan syawal selama 6 hari pasca oerayaan hari raya idul fitri.
Setelah itu sebagai wujud syukur kepada tuhan yang maha esa, pada H+8 Lebaran mbah mesir biasanya memberikan sajian makan ketupat gratis kepada tamu yang datang. Sehingga kebiasaan mbah mesir ini akhirnya di tiru oleh warga sekitar, dan menjadi tradisi yang rutin dilakukan oleh warga Kecamatan Durenan. Tak hanya itu, bahkan dalam beberapa tahun terakhir tradisi lebaran ketupat ini sudah melebar di beberapa kecamatan laian yang ada di Kabupaten Trenggalek.
Cucu pencetus lebaran ketupat, yang saat ini menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Babul Ulum, Durenan, KH Abdul Fattah Mu’in, menerangkan, Pada zaman kakeknya hanya ada satu rumah yang menyediakan ketupat gratis kepada warga, yaitu rumah kekaeknya yang saat ini ia tempati, kemudian pada masa ayahnya mulai bertambah ada sekitar 15 rumah yang ikut merayakannya. Setelah ebebrapa tahun berjalan akhirnya warga sekitar turut ikut merayakan dan menambah kemeriahan perayaan lebaran ketupat di daerahnya.
Sementara itu PLT Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin juga menerangkan, bahwa tradisi perayaan lebaran ketupat ini merupakan tradisi yang generic murni dari inisiasi masyarakat, yang diawalai oleh ulama kharismatik di Kecamatan Durenan. Tak heran jika tradisi di Durenan ini selalu meriah dan menjadi rujukan warga dari berbagai daerah dalam setiap tahunnya.
Seiring perkembangan jaman, warga Kecamatan Durenan terus melakukan inovasi dalam proses perayaan lebaran ketupat ini, namun salah satu tradisi yang rutin dilakukan yaitu tradisi arak arakan tumpeng ketupat keliling desa, dan tradisi berebut tumpeng ketupat. Selaian itu tradisi sajian ketupat gratis di rumah rumah warga bagi siapapun yang datang, juga menjadi icon tersendiri pada perayaan lebaran ketupat di Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek.
Views: 2
















