TRENGGALEK, bioztv.id – Kabar baik bagi warga Kabupaten Trenggalek yang ingin mengawal program pemerintah. Kini, masyarakat tidak perlu ragu untuk mengunggah foto atau memberikan kritik terkait menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial.
Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Trenggalek, Neo Ordikla, menegaskan bahwa pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi aspirasi warga. Neo tidak menganggap unggahan masyarakat di media sosial sebagai gangguan, melainkan sebagai alat evaluasi yang efektif untuk meningkatkan kualitas layanan dapur penyedia makanan.
“Saya pribadi tidak masalah (dengan postingan warga). Hal itu justru menjadi bahan evaluasi bagi SPPG terkait menu yang kami sajikan,” ujar Neo.
Menjadikan Kritik Sebagai Bahan Perbaikan Layanan
Neo menekankan bahwa prinsip utama pelaksanaan program MBG di Trenggalek adalah transparansi. Ia memastikan setiap masukan, sekecil apa pun, menjadi dasar perbaikan bagi tim di lapangan.
Dengan keterbukaan ini, Korwil SPPG Trenggalek berharap kualitas makanan yang sampai ke tangan penerima manfaat terus meningkat dan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.
“Kami mengedepankan sikap terbuka. Justru melalui kritik, kami bisa segera mendeteksi kekurangan dan langsung memperbaikinya,” jelasnya.
Jamin Tidak Ada Jalur Hukum Bagi Warga yang Mengeluh
Menanggapi kekhawatiran masyarakat soal polemik hukum di daerah lain akibat unggahan kritis di media sosial, Neo memberikan jaminan keamanan. Ia memastikan SPPG Trenggalek tidak akan mengambil langkah hukum atau mempermasalahkan warga yang menyampaikan keluhan secara terbuka.
“Insyaallah di Trenggalek tidak ada masalah seperti itu. Korwil SPPG Trenggalek sangat terbuka untuk menerima semua masukan dari masyarakat,” tegas Neo.
Saran: Sampaikan Langsung ke Dapur Agar Lebih Cepat
Meski membebaskan warga berekspresi di media sosial, Neo menyarankan masyarakat agar menyampaikan keluhan langsung ke dapur penyedia MBG agar penanganan bisa berjalan lebih cepat. Ia menganjurkan warga untuk tidak segan mendatangi dapur jika menemukan ketidaksesuaian.
Langkah ini dinilai lebih efektif karena pengelola dapur dapat langsung memberikan solusi tanpa harus menunggu proses birokrasi yang panjang.
“Jika ada keluhan, akan lebih baik kalau langsung disampaikan ke dapur. Dengan begitu, tim bisa segera menindaklanjuti saat itu juga. Biasanya, masyarakat di sini memang langsung datang ke lokasi dapur,” tambahnya.
Mengajak Masyarakat Kawal Program MBG
Melalui sikap proaktif ini, Korwil SPPG Trenggalek mendorong partisipasi aktif publik dalam mengawasi jalannya program nasional. Keterlibatan warga menjadi kunci agar anggaran negara benar-benar memberikan manfaat optimal dan gizi berkualitas bagi anak-anak di Trenggalek.(CIA)
Views: 21
















