Harapan Korban Tanah Gerak di Ngrandu Trenggalek untuk Relokasi Masih Menanti Kepastian

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Korban bencana tanah gerak dan longsor di Desa Ngrandu, kecamatan Suruh, kini bertumpu pada rencana relokasi yang masih dalam tahap pembahasan. Kondisi rumah-rumah yang tak lagi layak huni membuat mereka tak punya pilihan lain selain menunggu kebijakan pemerintah untuk mendapatkan tempat tinggal baru yang lebih aman.

Sekretaris Desa Ngrandu, Agung Sutrisno, menjelaskan bahwa hingga kini belum ada kepastian kapan posko pengungsian warga ini akan berakhir. Namun, jika mengacu kondisi darurat bencana, posko pengungsian diproyeksikan tetap berdiri hingga minimal 29 Desember 2024.

“Kami berharap posko tetap tersedia setidaknya sampai masa darurat bencana selesai. Setelah itu, penanganan lebih lanjut, termasuk relokasi, akan menjadi prioritas pemerintah,” ujar Agung.

Ia menegaskan bahwa rencana relokasi sudah mulai didiskusikan dengan berbagai pihak. Namun, proses penentuan lokasi dan persiapan teknisnya memerlukan waktu, karena harus melibatkan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Rencana relokasi ini memerlukan pembahasan yang matang. Lokasinya nanti kemungkinan berada di kawasan kehutanan, sehingga perlu koordinasi lebih lanjut dengan stakeholder terkait,” jelas Agung.

Bencana tanah gerak yang melanda Desa Ngrandu telah merusak 38 rumah warga yang tersebar di area seluas sekitar 30 hektare. Kondisi tersebut membuat seluruh warga terdampak tak lagi bisa kembali ke rumah mereka.

Agung menambahkan bahwa tim dari pemerintah dan pihak terkait telah meninjau langsung area terdampak untuk mempersiapkan relokasi. Namun, proses ini bukan hanya soal menentukan lokasi baru, tetapi juga memastikan keberlanjutan kehidupan warga di tempat yang baru nanti.

“Kondisi di lapangan sangat memprihatinkan. Semua rumah tidak layak dihuni lagi,” imbuhnya.

Proses relokasi ini menjadi harapan besar bagi warga untuk memulai hidup baru. Namun, mereka juga berharap pemerintah memberikan solusi yang tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, warga Desa Ngrandu optimis akan bangkit dari bencana ini.

“Kami berharap pemerintah segera menetapkan lokasi relokasi dan memulai langkah konkret agar warga bisa kembali memiliki tempat tinggal yang aman,” pungkasnya.(CIA)

Views: 1