PKB Trenggalek Tandai Hari Fraksi dengan Aksi Hijau Tanam Pohon & Ziarah Makam Mbah Puteh

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idFraksi PKB DPRD Trenggalek mengawali program “Hari Fraksi” dengan aksi nyata peduli lingkungan. Selain membuka ruang aduan publik, para wakil rakyat ini langsung menanam sedikitnya 250 bibit pohon di kawasan Makam Mbah Puteh, Desa Kayen, Kecamatan Karangan, pada Jumat (1/5/2026).

Fraksi PKB menjadikan kegiatan ini sebagai simbol peluncuran “Jumat Sambat” sekaligus menunjukkan komitmen menjaga kelestarian alam dan kearifan lokal di Kabupaten Trenggalek.

Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, menjelaskan bahwa pihaknya lebih dulu menggelar sarasehan dan open house bersama masyarakat di kantor DPC PKB sebelum melanjutkan aksi lingkungan tersebut.

“Sejak pagi kami menyerap aspirasi dan aduan warga, lalu sore harinya kami langsung bergerak menanam pohon sebagai penanda dimulainya Hari Fraksi perdana,” ujar Sukarodin.

Hijaukan Makam dengan Pohon Produktif

Sukarodin merinci bahwa fraksi memilih bibit tanaman produktif untuk ditanam. Mereka menanam berbagai jenis pohon seperti durian, alpukat, mangga, jambu, belimbing, hingga nangka di area sekitar makam.

“Kami tidak sekadar menjalankan seremoni. Kami ingin pohon-pohon ini memberi manfaat jangka panjang, baik untuk lingkungan maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa anggota DPR RI, Iman Sukri, turut berkontribusi dengan mengirimkan ratusan bibit pohon, meskipun tidak hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Ziarah Perkuat Nilai Tradisi

Selain menanam pohon, jajaran pengurus dan anggota fraksi juga menggelar ziarah ke Makam Mbah Puteh. H. Hidayat Nurhasim memimpin langsung doa bersama yang diikuti anggota fraksi, staf, hingga Badan Otonom (Banom) PKB.

“Kami melakukan ziarah sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus menjaga nilai tradisi di tengah aktivitas politik,” tambah Sukarodin.

Hari Fraksi “Jumat Sambat” Jadi Agenda Rutin

Sukarodin menegaskan Fraksi PKB akan menjalankan program Hari Fraksi secara rutin setiap Jumat. Mereka membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan, mulai dari isu sosial, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

“Setiap Jumat kami membuka open house. Kami akan menampung semua aspirasi dan memperjuangkannya sampai tuntas,” tegasnya.

Ia berharap program ini tidak hanya menjadi forum komunikasi, tetapi juga mendorong gerakan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Penanaman pohon ini melambangkan aspirasi warga. Aspirasi yang tumbuh hari ini harus kita rawat bersama agar kelak berbuah menjadi kebijakan yang bermanfaat,” pungkasnya.

Dengan memadukan ruang aspirasi, aksi lingkungan, dan pendekatan kultural, pembukaan Hari Fraksi PKB Trenggalek menghadirkan pendekatan baru, tidak hanya mendengar keluhan, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan.(CIA)

Views: 22