TRENGGALEK, bioztv.id – Blusukan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Menteri Sosial (Mensos) Tri Risma harini kritisi lokasi lumbung sosial didaerah rawan tsunami. Mensos minta agar lokasi lumbung sosial berada di tempat tinggi namun tidak rawan terjadi bencana longsor. Selain itu lokasinya juga tidak terlalu jauh dari kawasan pantai.
Dalam kunjungannya di kawasan Pantai Kranggongso , Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Menteri Sosial didampingi Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Pepen Nazaruddin, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, dan perwakilan dari BMKG. Mensos meminta agar pemerintah daerah segera menyiapkan lumbung sosial di lokasi yang tinggi dan tak jauh dari pantai. Lokasi itu harus lebih tinggi dari perkiraan tinggi potensi tsunami. Tentunya, lokasi yang aman dan tak terlalu jauh akan membuat suplai kebutuhan lebih mudah apabila terjadi bencana yang tak diinginkan itu.
Menteri sosial, Tri Risma Harini menyampaikan, Lumbung sosial, disiapkan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat apabila terjadi bencana besar. Di lumbung tersebut, akan disiapkan berbagai macam kebutuhan dasar. Mulai dari makanan, genset, penjernih air, bahan bakar, tenda, selimut, dan lain sebagainya. Selain menyiapkan lumbung sosial, ia juga meminta agar mitigasi bencana sudah disiapkan secara baik.. Sehingga masyarakat mengerti dan paham bagaimana menyelamatkan diri. Yang terpenting menghindari jatuhnya banyaknya korban.
Sekedar diketahui bahwa, Kabupaten Trenggalek termasuk salah satu daerah di selatan Jawa yang memiliki potensi bencana Tsunami berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).Potensi tsunami di Kabupaten Trenggalek diprakirakan mencapai 29 meter. Sementara itu, Saat ini Pemkab Trenggalek telah menyiapkan enam titik lumbung sosial yang tersebar di sepanjang garis pantai selatan. Lumbung itu masing-masing berjumlah dua di tiga kecamatan yang berada di pesisir, yakni di Kecamatan Watulimo, Munjungan, dan Panggul.
Views: 0
















