Meriahnya Tradisi Perayaan Ketupat Malam & Kampung Lampion Di Trenggalek

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Tradisi perayaan ketupat menjadi tradisi yang selalu di rayakan oleh warga Trenggalek dalam setiap tahunya, terlebih perayaan yang dulunya hanya di rayakan pada siang hari saja, saat ini juga di rayakan pada malam hari. Mau tau seperti apa kemeriahannya, yuuk intip penelusurannya berikut ini.

Perayaan hari raya Ketupat di Kabupaten Trenggalek ternyata tidak hanya di rayakan pada siang hari saja, namun beberapa daerah di Kabupaten Trenggalek justru merayakannya pada malam hari.

Seperti yang dilakukan oleh warga Desa Widoro dan Desa Sukorame Kecamatan Gandusari. Disini warga justru merayakan hari raya ketupat pada malam hari. Sajian ketupat gratis di sepanjang jalan dan di rumah rumah warga, serta berbagai hiburan seperti konser musick, pesta kembang api dan hiasan lampion di sepanjang jalan menambah kemeriahan perayaan hari raya ketupat pada malam hari.

Salah satu Warga ,  Yatini menerangkan, demi memeriahkan peryaan hari raya ketupat ini, dirinya juga menyediakan ketupat gratis lengkap dengan sayur dan lauk pauknya.  Untuk tingkat kunjungan warga pada  lebaran ketupat kali ini dinilai mengalami peningkatan dati tahun tahun sebelumnya, bahkan ketupat yang ia sediakan,  bisa ceoat habis dalam waktu kurang dari dua jam.

Sementara itu warga lainnya,  Sugiarto juga menjelaskan, untuk merayakan lebran ketupat dan menghias jalan menjadi kampong lampion ini, setiap RT sedikitnya mengeluarkan anggaran sekitar 10 juta rupiah, yang di dapat dari iuran sukarela warga, sedangkan untuk persiapannya memakan waktu lebih dari 2 minggu.

Perlu diketahui bahwa perayaan haru raya ketupat malam hari ini dilakukan pada H+7 Lebaran malam, parrayaan ini dilakukan sebagai wujud syukur warga setelah menjalani ibadah puasa sunah pada awal bulan syawal.

Views: 33