Break Sejenak Urusan Pasien, Puluhan Nakes di Trenggalek Turun Jalan Tolak RUU Kesehatan

oleh
oleh
Break Sejenak Urusan Pasien, Puluhan Nakes di Trenggalek Turun Jalan Tolak RUU Kesehatan
Break Sejenak Urusan Pasien, Puluhan Nakes di Trenggalek Turun Jalan Tolak RUU Kesehatan

TRENGGALEK, bioztv.id – Tolak rancangan undang undang (RUU) Omnibus law Kesehatan, puluhan tenaga kesehatan (Nakes) dari 7 organisasi kesehatan di kabupaten gelar longmarch menuju kantor DPRD. Pasalnya, RUU tersebut dinilai cacat prosedur, sarat kriminalisasi, hingga berpotensi mengebiri terhadap peran organisasi profesi kesehatan.

Aksi penolakan RUU Omnibus law di kabupaten Trenggalek ini dilakukan puluhan tenaga kesehatan pada 28 November 2022. Aksi ini melibatkan 7 organisasi kesehatan yang ada di Trenggalek. Yakni ikatan dokter indonesia (IDI), persatuan dokter gigi indonesia (PDGI), persatuan perawat nasional indonesia (PPNI), ikatan bidan indonesia (IBI), ikatan apoteker indonesia (IAI), persatuan ahli teknologi laboratorium medik indonesia (PATELKI), persatuan ahli farmasi indonesia (PAFI). Dalam aksinya, puluhan nakes ini membetangkan sepanduk dan menyuarakan tolak RUU omnibus law kesehatan dari program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas Tahun 2023.

Sekertaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Trenggalek dr,Kartikanuddin, menjelaskan,  tenaga kesehatan di Trenggalek menolak adanya kapitalisasi kesehatan. Pasalnya, hal tersebut dianggap mengorbankan hak kesehatan rakyat. Selain itu 7 organisasi kesehatan di Trenggalek juga menolak pelemahan profesi dan penghilangan peran organisasi profesi.

Sesampainya di gedung DPRD Kabupaten Trenggalek, sejumlah perwakilan tenaga kesehatan masuk ke kantor dewan. Mereka sampaikan aspirasi mereka didepan wakil rakyat terkait alasan penolakan RUU Kesehatan ini. Hasilnya, pihak dewan akan menampung dan akan menyampaikan ke DPR RI dan sekretariat negara.