Beranda NEWS Cakupan 12% & Tidak Wajib Setor PAD, Komisi II DPRD Trenggalek ...

Cakupan 12% & Tidak Wajib Setor PAD, Komisi II DPRD Trenggalek Minta PDAM Jangan Rugi Terus

172

TRENGGALEK, bioztv.id – Capaiannnya baru 12%, perusahan daerah air minum (PDAM) Trenggalek tidak diwajibkan setor pendapatan asli daerah (PAD). Meski demikian, agar perusahaan bisa berkembang, komisi 2 DPRD Trenggalek meminta agar PDAM meningkatkan pendapatannya, sehingga tidak terus terusan merugi.

Saat sejumlah perusahaan milik pemerintah daerah menyatakan siap meningkatkan jumlah setoran PAD pada APBD tahun 2021 mendatang, PDAM lagi lagi tidak diwajibkan untuk menyumbang PAD. Karena berdasarkan peraturan yang berlaku, jika cakupan pelayanan PDAM masih dibawah 80%, maka tidak diwajibkan setor PAD. Terlebih posisi PDAM ini bukan semata semata perusahaan yang mencari pendapatan semata, tapi lebih pada pelayanan kepada masyarakat.

Menanggapi hal ini, Pimpinan rapat komisi 2 DPRD Trenggalek, Imam basuki menyampaikan, Saat ini cakupan pelayanan PDAM Trenggalek baru mencapai 12%, hal ini disebabkan kondisi geografis yang cukup sulit. Seperti halnya banyaknya awasan pegunungan di Trenggalek, sementara itu daerah pegunungan tersebut tidak semuanya bisa menjadi sumber air yang bagus. Sedangkan  yang bagus hanya ada di dua kecamatan, yaitu di Kecamatan Bendungan dan Kecamatan Watulimo.

Lebih lanjut Imam Basuki juga menambahkan, sejumlah kerugian yang pernah dialamai PDAM selama beberapa waktu terakhir, disebabkan oleh pembengkakan biaya operasional, seperti halnya biaya istrik, dan kerusakan insfrastruktur seperti halnya pipa air.  Dalam hal ini Komisi 2 DPRD Trenggalek juga berpesan kepada PDAM, agar dalam setiap kegiatan selalu memberikan laporan yang valid. Hal ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan permasalahan baru dikemudian hari