Beranda NEWS MOMENT Persyaratan Belum Memugkinkan, RSUD Trenggalek Pilih Tidak Ajukan Ijin Test PCR Corona

Persyaratan Belum Memugkinkan, RSUD Trenggalek Pilih Tidak Ajukan Ijin Test PCR Corona

73

TRENGGALEK, bioztv.id – Persyaratan untuk mendapatkan ijin test polymerase chain reaction (PCR) belum bisa terpenuhi, RSUD Dr.Soedomo Trenggalek memilih tidak mengajukan ijin ke Kementerian. Terlebih jika dibandingkan antara jumlah kasus positif corona dan cost yang diperlukan, dinilai lebih baik tidak mengajukan ijin tersebut.

Berdasarkan ketentuan yang ada, untuk bisa mendapatan ijin praktek test PCR dari kementerian, RSUD harus memenuhi berbagai persyaratan, seperti halnya harus tersedia sarana khusus yang memadahi, SDM, dan sampel pasien. Sementara itu jumlah SDM di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek saat ini masih sangat terbatas. Sedangkan Sarana khusus untuk PCR covid-19 ini juga belum tersedia.

Direktur RSUD Dr.Soedomo Trenggalek, dr.Sunarto menyampaikan, Saat ini jumlah kasus corona di Kabupaten Trenggalek dinilai masih minim dan belum memenuhi syarat untuk mengajukan ijin. Pasalnya, untuk mendapatkan ijin dari kementerian tersebut, selain harus ada sarana khusus, juga harus mengirimkan sampel pasien positif 20, dan sampel pasien yang negative 10. Sementara itu jumlah pasien positif corona di Trenggalek hingga pertengahan bulan juni ini hanya ada 15 pasien saja, bahkan 12 pasien lainnya sudah dinyatakan sembuh.

Perlu diketahui bahwa, PCR atau polymerase chain reaction adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. Saat ini, PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit COVID-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona. Prosedur pemeriksaan diawali dengan pengambilan sampel dahak, lendir, atau cairan dari bagian antara hidung dan tenggorokan, serta bagian antara mulut dan tenggorokan, atau paru-paru pasien yang diduga terinfeksi virus Corona.