Beranda NEWS MOMENT Keindahan Alam, Miniatur Spot Bromo DIbalik Ekstrimnya Jalur Alternatif “Trenggalek-Ponorogo”

Keindahan Alam, Miniatur Spot Bromo DIbalik Ekstrimnya Jalur Alternatif “Trenggalek-Ponorogo”

1168
BERBAGI

TRENGGALEK – bioz.tv – Jalur Alternatif arah Trenggalek Ponorogo, Yang terbilang ekstrim dan membahayakan, mendadak ramai dilewati para pengendara motor maupuan mobil saat Jalur Utama Trenggalek-Ponorogo kembali tertimbun Longsor. Meski jalur ini terbilang ekstrim, namun ada kepuasan tersendiri saat sampai di jalur bagian atas, Pasalnya, Pengguna jalan di kawasan ini bisa menyaksikan keindahan sunrise pagi yang indah, Seperti sedang berada  di negeri atas awan.

Butuh nyali ganda untuk bisa melintasi Jalur Alternatif Trenggalek-Ponorogo, Yang melintasi Desa Gading Kecamatan Tugu kabupaten Trenggalek ini, Pasalnya, Belokan, Tanjakan dan turunannya sangat tajam, Terlebih saat musim hujan tiba, jalanan yang di perkuat dengan beton cor ini menjadi licin dan bisa membahayakan pengguna jalan.

Meski butuh nyali ganda saat melintas di jalur alternative ini, Namun ada bonus tersendiri bagi pengguna jalan yang bisa menakhlukkan jalanan ini, PAsalnya di puncak Jalur yang lumayan ekstrim, Pengguna jalan bisa menyaksikan keindahan alam berupa pemandangan gunung gunung yang terselimuti kabut putih, Seperti berada di negeri atas awan, Terlebih saat pagi hari, Pengguna jalan bisa menyaksikan keindahan sunrise pagi yang muncul dari sela sela bukit yang terselimuti kabut putih. DI Kawasan ini, pengguna jalan bisa mengabadikan moment dan berfoto selfie dengan background keindahan alam bagai di negeri atas awan.

Mengingat Jalur ini lumayan ekstrim, warga setempat juga turut peduli terhadap pengguna jalan yang melintas di kawasan ini, Tak jarang saat ada mobil tidak kuat saat melintas di tanjaka, warga setempat langsung bergerak membantu mendorong hingga mobil tersebut bisa melintas sampai puncak. Terlebih saat jalur utama Trenggalek-Ponorogo Longsor, Warga setempat langsung standbay untuk membantu pengguna jalan yang melintas di jalur alternative ini.

Untuk bisa menyaksikan keindahan Sunrise yang muncul di sela sela gunung yang diselimuti kabut putih, Pengguna jalan sebaiknya melintas di kawasan ini saat pagi hari, Yaitu antara Pukul 5 hingga pukul 7 Pagi hari. Namun saat melintas juga harus lebih berhati hati, karena pada jam jam tersebut biasanya jalanan masih licin akibat embun ataupun sisa sisa hujan.

https://youtu.be/XhQaeJqgXBw