Home Business Kreatif, Emak Emak Napi Rutan Kelas IIB Trenggalek Terampil Membuat Batik Shibori

Kreatif, Emak Emak Napi Rutan Kelas IIB Trenggalek Terampil Membuat Batik Shibori

327
SHARE

TRENGGALEK, bioztv.id – Sejumlah nara pidana (Napi) perempuan yang ada di rumah tahanan (Rutan) Kelas 2B Trenggalek tunjukkan kreatifitasnya. Meski mereka berstatus sebagai warga binaan, namun mereka terbukti mampu menghasilkan karya berupa batik shibori yang di selalu buru oleh penggermarnya.

Seperti inilah kreatifitas warga binaan perempuan di Rutan Kelas 2B Trenggalek, tangan-tangan kreatif napi perempuan ini terlihat luwes saat membuat batik, hingga melipatnya saat kain batik sudah jadi. Mereka juga tidak takut saat tangan-tangan lentiknya harus kotor terkena tinta saat mecelup kain batik. Ide membatik sendiri ini juga berawal dari ide warga binaan, yang akhirnya disetujui oleh Kepala Rutan.

Salah satu Narapidana perempuan, Hartini menyampaikan, sebelum masuk rutan dirinya pernah mengikuti pelatihan membatik Shibori yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Untuk mewujudkan keinginannya membatik tersebut, dirinya juga sampai meminjam uang ke petugas rutan untuk beli bahan bakunya.

Sementara itu Pendamping Warga Binaan, Dewi Nindya Sari menerangkan, Pihaknya sangat bangga terhadap kretaifitas dari enam warga binaannya ini. Terlebih batik Shibori karya mereka kini sudah tembus pasar luar kota. kebanyakan peminatnya saat ini berasal dari kalangan tenaga pengajar.

Mengetahui potensi yang luar biasa ini, Kepala Rutan Trenggalek, Dadang Sudrajat juga menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya mempromosikan hasil karya ibu-ibu warga binaan ini. Seperti halnya aktif mengikuti event pameran ataupun promosi melalui media sosial lainnya.

Sampai saat ini keenam warga binaas tersebut sudah berhasil menghasilkan 15 motif batik shibori, Batik buatan warga binaan Rutan Trenggalek ini memiliki dua macam warna, yakni warna alam dan warna sintetis. untuk warna alamnya dihargai Rp 100.000 per lembar, sementara yang menggunakan warna sintetis atau kimia hanya djual Rp 80.000 rupiah saja.