Home NEWS MOMENT Mediasi Polemik Pembangunan Food Court, Dewan Rekomendasikan Rombak Perencanaan

Mediasi Polemik Pembangunan Food Court, Dewan Rekomendasikan Rombak Perencanaan

181
SHARE

TRENGGALEK, bioztv.id – Serap aspirasi pedagang pantai prigi terkait polemik rencana pembangunan food court, DPRD Kabupaten Trenggalek mediasi para pedagang bersama Dinas Pariwisata, sekda dan konsultan perencana. Di gedung DPRD Kabupaten Trenggalek. Minimnya sosialisai diduga menjadi penyebab utama munculnya polemik ini.

Sedikitnya ada sekitar 40 pedagang kawasan pantai prigi yang mendatangi langsung kantor DPRD Kabupaten Trenggalek, Kedatangan mereka ini merupakan jawaban atas surat pedagang yang disampaikan ke DPRD Kapupaten Treggalek pada beebrapa waktu lalu, dalam hal ini pihak dewan mengundang para pedagang untuk melakukan diskusi terkait polemik rencana pembangunan food court, bersama pihak terkait di gedung DPRD.

Pimpinan Rapat yang sekaligus ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Trenggalek, Mugianto menerangkan, setelah mendengarkan penjelasan dari pedagang dan pihak dinas pariwisata, dari segi ukuran kios pada perencanaan food court ini dinilai memang terlalu kecil, yaitu hanya berukuran 3×4 meter saja. Sehingga pihaknye merekomendasikan agar pihak dinas merubah perencanaannya agar ukuran kios food court tersebut dirubah menjadi 5×4 meter.

Sementara itu koordinator aksi, Karyono menerangkan, Setelah dilakukan mediasi di DPRD bersama dinas terkait, dan lokasi pembangunannya juga akan digeser ke sebelah barat, pihaknya juga menyetujui rencana pembangunan food court tersebut, dengan demikian para pedagang bisa berdanag seperti biasa dan tidak terganggu dengan proses pembangunan food court.

Sebelumnya diketahui bahwa, rencana pembangunan food court di kawasan pantai prigi ini akan dibangun di kawasan  warung sebelah timur,dengan ukuran kios 3×4 meter, karena dinilai ukurannya terlalu kecil, dan dinilai justru akan merugikan, akhirnya pedagang menolak rencana tersebut agar di evaluasi menjadi lebih baik lagi.